Select Menu

Slider

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent By Tag

Recent Posts

Berita Terbaru

Lipsus

Info Krim

Sekitar Kita

Advetorial

Lintas Utama

Bali. Anggota Kanit II Subdit III Jatanras tangkap spesialis curanmor.I Gede Sastrajaya , 32 nekat mencuri sepeda motor lantaran suka main judi, tersangka di buntuti kurang lebih 1 ( satu ) bulan, tersangka pada saat di tangkap asik main judi tajen. Anggota Buser atas bekal ciri-ciri akhirnya menangkap. Tim Buser mengamankan Barang Bukti 6 unit sepeda motor hasil curian tersangka.

Seijin Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, melalui Kasubbid Penmas AKBP Sri Harmiti didampingi Kompol Pande Putu Sugiarta , mengatakan Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Bali telah menangkap pelaku I Gede Sastrajaya 32 dan mengamankan barang bukti berupa 6 (e nam ) unit sepeda motor dan 1 (satu.) unit roda 4 (empat) masih dalam pencarian. Modusnya mencuri dengan pemberatan, menggunakan kunci palsu atau merusak kunci dengan kunci ( T ), begitu berasil pelaku mengadekan sepeda motor dengan harga 3 jutaan per unit. Tersangka 2 (dua) orang yang 1 ( satu ) masih dirahasiakan , karena dalam pengejaran anggota polisi, berinisial X asal dari Jawa .

Kanit 11 Subdit 111 Jatanras Kompol Pande Putu Sugiarta, Menambahkan dalam melakukan beraksinya, macam-macam pemain curanmor, juga menggelapkan, berpurak-purak bertamu kepada seseorang yang tidak kenal, begitu sudah kenal, meminjam pada korban, setelah itu dibuat kunci duplikat motor yang dia pinjam. Pada saat korban lengah pelaku beraksi, pungkasnya.atas pengakuan pelaku, ada 10 TKP dan Barang Bukti 6 (enam) unit sepeda motor, yang sudah diamankan Tim Buser Polda Bali, yaitu Sepeda Motor Merk Suzuki Jenis Satria.DK 4961 IB, (2) Yamaha Vixion.DK 4085 EB, (3 ) Honda Supra Fit,DK 3282,FI. (4) Honda Beat, DK, 7601 DS. (5) Honda Supra X. dan, (6) Honda Supra Fit DK, 8683,BL. Saat ini pelaku dalam Pemeriksaan Penyidik dan tersangka yang satu berinisial X dirahasiakan karena dalam pengejaran. Pelaku Melanggar Pasal, 363 Ayat (1) ke,5 KUHP diaancam hukuman pidana penjara paling lama 7 tujuh Tahun. ( Humas Polda Bali / Tim PB ).
BALI ,PB.Badan Narkotika Negara ( BNN ) Mengadakan Sidak Tes Urin pada karyawan Dinas Kebersihan dan Pertanaman , yang diadakan di kantor Dinas Kebersihan Kota Denpasar beberapa waktu lalu.

Sekertaris Dinas Kebersihan .Drs. I Dewa Gede Anom Sayoga,MM.Mengatakan.bahwa kita sekarang sedang berperang dalam perilaku, Kita contohkan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Ia Kita tidak berperang dengan sampah saja, Kita berperang pada perilaku masyarakat, ia harus kita tuntaskan termasuk yang didalamnya, kita perlu juga mengkamayakan terus - menerus seperti contohnya iklan untuk kesehatan ia, kita perlu kalau memang karyawan yang terbukti, ia kita kan punyak Payung Hukum, kita serahkan pada Proses Hukum, kalau untuk pencegahan ia kita sering ini kan untuk kesehatan, persoalan sampah ini juga perlu, bebas dari penyakit, tidak dari penyakit obat - obat terlarang ini saja, jumlah seluruh karyawan dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan sebanyak, 1.700 ( seribu tujuh ratus ) orang saja., ia yang kita tes urin hanya sempel saja ini kegiatan tertutup, ia menghindari hal-hal kebocoran, kalau yang terlibat biar gak takut, kalau ada pemeriksaan dari Petugas Badan Narkotika Negara ( BNN ).tutur Sekertaris Dinas Keberssihan.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Negara (BNN) Kota Denpasar. Agung Putra Wijaya.SH. Menambahkan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini dari 50 ( lima puluh ) sempel yang kita ambil, jadi hasilnya sangat bagus, hasilnya negatip semua, Ia kalau pun ada satu atau dua orang, ia Positip Despento jadi tidak mengarah dari Narkoba, karena orang tersebut sakit, ada yang minum obat, karena sakit kulit, ada yang sakit kepala pusing . ungkapnya.

Selanjutnya dari hasil tes urin di Dinas Kebersihan dan Pertamanan kita memakai Teskit Parameter 6 yang kandungannya Amphetamine, Methamphetamine THC,BZO,Heroin dan Morvin hasilnya negatif semua. tutur Agung Putra Wijaya, tujuan Badan Narkotika Negara ( BNN ) dengan diadakan sidak tes urin di setiap Intansi Pemerintah maupun Intansi Swasta, untuk mengurangi atau mencegah pengguna narkoba , agar masyarakat bisa berhati-hati dengan bahaya narkoba,pungkasnya .( TIM ).
-

Pontianak-PB, Resmi sudah korps adhyaksa kalimantan barat berganti pimpinan kejaksaan tinggi kalimantan barat. yang sebelumnya di jabat oleh ibu RESI ANNA NAPITUPULU SH,MH sejak 18 bulan lalu berpindah ke bapak GODANG RIADI SIREGAR.SH,MH.
Acara pisah sambut dihadiri unsur Forkopinda Kalbar, Pangdam XII/Tpr, polda, Pengadilan Tinggi, BIN, Wali Kota Pontianak, dan sejumlah Bupati perwakilan dari 14 kabupaten kota, dilaksanakan kamis 19.00 (13/11) di pontianak compencion center(PCC).
Ibu Ressi Anna Napitupulu menjabat sebagai Asisten Inspektur V Kejaksaan Agung Republik Indonesia di jakarta mengatakan“ Di kalbar kasus tidak ada yang berat, semua dapat diselesaikan tergantung kepada kajati yang baru pokoknya kalbar itu lebih tenang dari yang lain dan pesan saya untuk kajati yang baru supaya meningkatkan pekerjaan supaya dapat tuntas sebagaimana yang dikehendaki masyarakat”.
orang nomer 1 di kepolisian kalbar bapak arief sulistiyanto juga mengungkapkan “dengan pergantian ini menjadi bahan bagi kami(POLDA) untuk meningkatkan kerjasama bagaimana melaksanakan penegakan hukum di kalimantan barat ini ke depan supaya lebih baik lagi” Katanya.
Serta dapat meningkatkan profesionalitas masing-masing yang terpenting adalah sinergitas antara aparat penegak hukum yang bergabung dalam CRIMINAL JUSTICE SYSTEM dengan itu saya pikir apa pun kejahatan atau penyimpangan yang terjadi pasti akan kita libas dan akan kita lakukan penegakan hukum dengan tegas” harapnya. kajati baru bapak Siregar juga mengatakan “akan melanjutkan apa yang sudah ada” terangnya.(PRK)

Batam, PB - Kapolri Jenderal Sutarman bersama rombongan mengunjungi wilayah Kabupaten Natuna yang menjadi kawasan terdepan dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
"Sekitar pukul 12.00 WIB Kapolri tiba di Natuna. Kedatangan Kapolri untuk memastikan kesiapan anggota kepolisian dalam penegakan hukum pulau-pulau terdepan di NKRI," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono melalui siaran pers di Batam, Kamis.
Kapolri, kata Hartono, menilai wilayah Natuna yang terdiri dari pulau-pulau dan memiliki kekayaan alam melimpah harus mendapatkan penjagaan yang memadai.
"Kesiapan yang dicek berkaitan dengan personel, sarana dan koordinasi instansi terkait dalam rangka penegakan hukum di wilayah laut dan pengamanan pulau-pulau terdepan berbatasan langsung dengan negara lain," katanya.
Hartono mengatakan, sekitar pukul 13.50 WIB, Kapolri dan rombongan menuju Pulau Laut yang merupakan pulau terdepan berbatasan dengan Vietnam dan Malaysia.
"Kapolri ingin memastikan kondisi wilayah terdepan dan sarana yang dimiliki untuk pengamanan," kata dia.
Kapolri juga sempat menyinggung mengenai penambahan peralatan dan bantuan kapal patroli besar untuk menjaga wilayah Natuna dari berbagai kejahatan.
"Intinya, Kapolri berupaya memberikan perhatian lebih pada wilayah terdepan termasuk Natuna yang memiliki kekayaan alam melimpah," katanya.
Kunjungan ke Natuna, kata Hartono, merupakan rangkaian sejumlah kunjungan Kapolri di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau.
Selain ke Natuna, Kapolri beserta rombongan didampingi Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari juga dijadwalkan berkunjung ke wilayah Pulau Bintan pada Jumat (5/12). [Seruu.com]

Surabaya, - Dalam kurun waktu 2014 telah berhasil menyelamatkan uang negara dari hasil ungkap prestasi dalam penyidikan kasus korupsi di jajarannya, Polda Jatim telah mengamankan uang hasil korupsi sebesar Rp 4,5 miliar..
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Anas Yusuf ditemui di Grahadi, Rabu (10/12) mengatakan, dalam memberantas korupsi pihaknya memberi prioritas utama untuk pengungkapan kasus korupsi di jajarannya.
"Saya perintahkan seluruh Polres di Jatim harus bisa ungkap kasus korupsi minimal dua kasus korupsi," ujarnya.
Menurutnya, dengan target tersebut Polda Jatim berhasil meraih predikat terbaik se-Indonesia. Untuk tingkatan Polda, Polda Jatim terbaik untuk ungkap kasus korupsi. Jumlahnya sekitar 89 kasus yang diselesaikan. Sementara untuk internal di jajaran Polda Jatim yang berhasil mengungkap kasus korupsi banyak, yaitu Polres Pamekasan berhasil menoreh prestasi dengan mengungkap 5 kasus korupsi di wilayahnya.
Sementara itu untuk kasus korupsi yang menonjol dalam penyidikan di Polda Jatim, Anas Yusuf mengatakan kasus Bimtek (bimbingan teknik) DPRD Surabaya dengan tersangka Wisnu Wardhana merupakan kasus besar yang ditangani olehnya.
“Tak hanya itu, kasus Japung (Jasa Pungut) yang melibatkan mantan walikota Surabaya Bambang DH juga menjadi atensi kami. Saat ini sedang prosesk pemeriksaan," terang mantan Wakabareskrim Mabes Polri.
Dalam memperingati hari anti korupsi Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menyatakan bahwa memberatas dan mencegah korupsi harus dilakukan dengan memberikan kesadaran masyarakat sejak dini dan tidak bisa hanya dilakukan dengan penindakan.
"Jangan hanya dilihat uang banyak yang dikembalikan ke negera, justru tiap tahun uang ini harus berkurang seiring terus tumbuhnya kesadaran anti korupsi," tegasnya.
Asisten Intelejen Kejati, Abdul Aziz pihak kejaksaan Tinggi Jatim dan Kepolisian Daerah (Polda) siap memerangi korupsi. Korupsi berbahaya bagi bangsa dan negara. "Korupsi juga berbahaya bagi individu-individu,"tandasnya. (Seruu.com)

Probolinggo (PB) - Selasa (9/14) sebagai hari anti korupsi sedunia, telah diperingati oleh segenap lembaga swadaya masyarakay(LSM) yang ada di Kota Probolinggo seperti LSM GEMPA dan LPPNRI telah ikut serta memberikan dukungan kepada korps Adiyaksa untuk tidak takut memberantas para Koruptor yang ada di Pemerintahan Kota Probolinggo, dua LSM Pegiat anti Korupsi ini bersama-sama memasang baener di sejumlah titik dimulai dari kecamatan mayangan tepatnya di depan Polsek dan dilanjutkan Di perempatan Brak yang ada di depan Rumah dinas walikota juga di tempat lainya dengan slogan "Berani Jujur Hebat" H.Buchori Muslim selaku ketua LSM LPPNRI mengatakan"tetap jalan terus untuk memberantas korupsi yang ada di Kota Probolinggo, mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama untuk melawan korupsi" ungkapnya
Dalam kesempatan ini juga ketua LSM GEMPA Basori juga mengatakan "pemberantasan Korupsi ini tidak pandang bulu mulai level bawah sampai level atas, akan kita berantas semuanya, tidak terkecuali penanggung jawab anggaran dalam kasus parcel juga tidak bisa lepas dari bisikan korps adiyaksa, hari ini akan mengajak seluruh masyarakat untuk memberantas Korupsi yang ada dikota probolinggo" jelasnya.
Setelah memasang baener di beberapa tempat LSM ini langsung membubarkan diri, dan satu lagi yang disampaikan oleh H.Buchori Muslim "sebelum akhir Desember ini, mudah-mudahan rombongan ini sudah di berangkatkan, ini harapan yang saya inginkan" kata Buchori. Yang di maksud rombongan oleh Buchori Muslim adalah para koruptor yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan, termasuk para satker yang saat ini sudah jadi tersangka di Pemerintahan Kota Probolinggo.(Amilpro)

Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan teknis Polisi Pamong Praja Kabupaten Nabire, Senin 8 Desember 2014 dilaksanakan Pembukaan Diklat Polisi Pamong Praja Kabupaten Nabire Angkatan Pertama Tahun 2014 yang berlokasi di Lapangan Batalyon 753 AVT Nabire. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Nabire Mesak Magai,S.Sos,M.Si dan dihadiri oleh Pejabat Eselon II dan III dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Nicolas Ambrauw, Anggota TNI, para peserta Diklat, dan undangan lain.

Selama mengikuti Diklat, ada beberapa materi pokok yang akan menjadi pembekalan bagi para anggota diklat diantaranya: Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Dalam Implementasi Otonomi Daerah, Sistim Pemerintahan Indonesia, Penyelenggaraan Pemerintahan Umum dan Kepamongan, Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI, Etika Penyelenggara Negara, Etika Hukum dan Hak Asasi Manusia, Pengetahuan Hukum (KUHP / KUHAP), Pengenalan pembuatan Peraturan Daerah, Pengenalan Peralatan Operasional Satuan Polisi pamong Praja, dan beberapa materi lainnya lagi. Selain itu mereka juga mendapat Pendidikan dan Pelatihan Mental Fisik Disiplin (MFD), Latihan Menembak dan Out Bound dari anggota TNI Yonif 753 AVT (*)