Select Menu

Space Iklan

Space Iklan

Slider

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent By Tag

Lipsus

Sekitar Kita

Info Krim

Advetorial

Ragam

Loading...

Selebrita


JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyebut adanya keterkaitan intel TNI tewas, anggota Kodim 0103 Aceh Utara, berkaitan dengan temuan ladang ganja.

Ia mengatakan, kedua korban sempat menemukan tiga ladang ganja yang terdapat di wilayah tersebut.

"Karena prajurit yang tewas menemukan tiga ladang ganja di tiga tempat: 15 hektare, 8 hektare, dan 1,5 hektare," jelas Moeldoko di depan Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (30/3/2015).

Hingga saat ini Moeldoko menyatakan jajarannya tengah mengidentifikasi para pelaku. Pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk melakukan pengejaran.

"Kita koordinasikan sama kepolisian, kami masih identifikasi pelaku," imbuhnya.

Seperti diketahui, tewasya dua intel TNI tewas berasal dari Angkatan Darat (AD) bernama Sertu Indra dan Serda Hendri sempat mengagetkan banyak pihak. Keduanya ditemukan tewas di pedalaman Aceh Utara. Kedua korban ditemukan dalam posisi hanya mengenakan celana dalam dan terikat serta diberondong 15 peluru.(okezone.com)

JAKARTA - Tim Satgasus Penanganan dan Penyelesaian Tindak Pidana Korupsi (P3 TPK) Kejaksaan Agung menahan eks Kepala Divisi Umum Bank Jabar Banten (BJB), Wawan Indrawan, usai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pembangunan E-Tower BJB, yang diduga merugikan negara sekira Rp217 miliar.

Usai diperiksa, di Gedung Bundar, Kejagung, Wawan enggan mengomentari penahanan dirinya dan langsung masuk kendaraan tahanan, untuk dibawa ke Rutan Kejagung.

Kapuspenkum Kejagung Tony Tribagus Spontana beralasan penahanan tersangka karena tim penyidik merasa sudah cukup alasan sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"Dia ditahan selama 20 hari dan dapat diperpanjang sesuai kepentingan penyidikan. Tersangka ditahan di Rutan Salemba cabang Rutan Kejagung," kata Tony, di Kejagung, Jakarta, Senin (30/3/2015).

Tony menjelaskan penyidik Kejagung sebenarnya juga mengagendakan pemeriksaan terhadap tersangka lainnya, yakni Direktur Comtalindo Lintasnusa Perkasa (CLP) Tri Wiyasa. Namun, tanpa keterangan yang jelas, tersangka Tri Wiyasa tidak dapat memenuhi panggilan tim penyidik.

Penyidik, lanjut Tony akan mempertimbangkan pemanggilan paksa terhadap tersangka Tri Wiyasa bila kembali mangkir dalam pemeriksaan selanjutnya. Menurut Tony, tim penyidik akan kembali mengirimkan surat panggilan kembali kepada tersangka. "Jika tetap mangkir, tentu tim penyidik dapat mempertimbangkan upaya paksa penangkapan," pungkas Tony.

Untuk diketahui, kasus ini awalnya ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sejak 2013. Namun karena jumlah dana yang dikorupsi diduga sangat besar, Kejaksaan Agung mengambil alih penyidikannya pada 2014.

Kasus ini berawal saat manajemen BJB menyetujui pembelian 14 dari 27 lantai T-Tower yang akan dibangun di Jalan Gatot Subroto, Kaveling 93, Jakarta, untuk Cabang Khusus BJB di Jakarta, pada tahun 2006 di atas lahan milik PT Comtalindo, perusahaan di bidang teknologi informasi.

Tim BJB kemudian melakukan negosiasi dengan Comtalindo dan menyepakati harga tanah senilai Rp 543,4 miliar. BJB pun membayar uang muka sebesar Rp 217, 36 miliar atau 40 persen dari nilai proyek, pada 12 November 2012. Sisanya dicicil sebesar Rp 27,17 miliar per bulan selama setahun.

Belakangan terkuak berbagai persoalan, mulai dari adanya pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah, serta harganya diduga digelembungkan. Akibatnya, manajemen BJB mengalami kerugian sekira Rp217 miliar. (okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah tidak mempersoalkan maraknya gugatan prpaeradilan yang diajukan tersangka kasus korupsi. Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto mengatakan, proses sidang praperadilan menjadi concern pemerintah ketika proses hukum sedang berjalan.

Terlebih, sidang gugatan praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan (BG) terkait penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dimenangkan oleh Hakim Sarpin Rizaldi.

Setelah kejadian itu, beberapa tersangka dengan kasus yang lain pun berbondong-bondong mengajukan hal yang sama.

"Itu ranah hukum dan nanti akan diselesaikan oleh lembaga-lembaga yang bergerak di situ. Pada saat itupun (kasus BG) dari pemerintah beranggapan itu adalah ranah hukum yang diselesaikan oleh lembaga-lembaga yang berwenang dibidangnya," kata Andi saat dikonfirmasi di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (30/3/2015).

Saat disinggung Sarpin Effect's bisa berimbas pada tingkat kepercayaan masyarakat soal proses hukum yang berjalan, ia menyerahkan sepenuhnya pada lembaga penegak hukum itu sendiri.

"Kami menunggu apa yang dilakukan oleh lembaga-lembaga yudikatif di bidang itu. Lembaga-lembaga itu nanti yang mencari isi hukumnya tentang dinamika yang ada," tandasnya. (okezone.com)


BALI,PB.Anggota Polresta Denpasar Bersama Polsek Denpasar Selatan dengan di Back up oleh Anggota Polsek Sempu langsung melakukan pengerebekan dan penangkapan terhadap tersangka Munir Panjiadi als Aagus Munir ( 38 ) pada jumat 23/1, jam 17,45, Wib.dirumah temen tersangka di Dusun Krajan Kulon RT.003/ RW 003,Desa Temuguruh , Kecamatan Sempo,Kabupaten Banyuwangi. Jawa Timur, kemudian tersangka diajak mencari barang korban , berupa cincin yang telah dijual oleh tersangka dan semua barang milik korban diketemukan, Tersangka menghabisi nyawa kekasihnya bernama, wiwit sri wahyuni ( 27 ) pada hari kamis 15/1.sekitar jam 17,00 Wita, di Jalan Tukad Yeh Aya IX No 58 W Renon Denpasar Selatan. Tegasnya.

Kapolres Denpasar Kombes Djoko Hariutomo didampingi Kapolsek Denpasar kompol Nanang Pri Hasmoko, ST,SH,Mh, mengatakan , tersangka baru pulang kerja,sekitar jam 16,00.Wita lalu mandi, kemudian korban datang dengan mengendarai sepedah motor Honda vario techno 125,Dk.8699 CX, Selanjutnya tersangka dan korban duduk bermesraan di depan kamar, lalu masuk kedalam kamar sekitar pukul 16,30, tersangkadan korban sepakat untuk bersetubuh, namun tidak jadi dilakukan karena terjadi pertengkaran antara tersangka dan korban. Karena korban sempat mencakar lengan serta leher tersangka , yang menyebabkan tersangka menjadi emosi, dan secara spontan tersangka mengambil kunci inggris yang berada didalam tas disamping tersangka,,kemudian dengan tangan kanan dipukulkan kepada kepala badian belkang dan sebelah kiri. Korban sebanyak tiga kali yang mengakibatkan korban jatuh dikasur, ketika itu korban merontak dan merintih. Karena tersangka panik, dan takut dan kemudian tersangka duduk diatas dada korban sambil membekap mulut korban dengan menggunakan kain pantai, yang ada dikasur setelah tersangka mengetahui korban meninggal. “ Sebelum kabur tersangka mengambil semua perihasan yang dipakai korban, tiga buah cicin, dan liontin selain itu tersangka mengambil tas selempang ,Handphone Samsung Galaxy,Star plus dan Sepedah Motor korban. Modus Operandi , memukul kepala korban dengan menggunakan kunci inggris dan membekap mulut korban dengan kain pantai. Setelah mengengetahui korban meninngal, tersangka mengambil barang-barang milik korban. Tutur Kapolres Denpasar.

Kapolsek Denpasar Selatan ,Kompol, Nanag Pri Hasmoko,ST,SH,Mh, Menambahkan korban diketahui hari kamis,15/1.sekitar jam 17.00.wita,kejadian korban di Jalan Tukad Yeh Aya No,58 W Renon Denpasar Selatan. ungkapnya. Kemudian Barang Bukti (BB) untuk sementara diamankan di Polresta Denpasar, berupa.1 ,kunci inggris, kain pantai motif bunga, celana dalam bertulisan anggka 8. satu lembar baju wanita warna hitam, tulisan levis, satu buah Sepeda Motor Vario Tecno,125, warna merah putih, DK,8699 CX,beserta STNK dan Kunci Kontak, satu buah Handphone Merk Samsung Galaxy star plus,dan uang tunai 1000000,( satu juah rupiah )

Tersangka diduga melakukan tidak pidana menghilangkan nyawa orang lain, dan atau pencurian dengan kekerasan sebagai mana dimaksud dengan Pasal 338,KUHP dan atau Pasal 365 KUHP,dengan ancaman hukuman maksimal masing-masing 15 Tahun Penjarah,( Humas Polresta Denpasar/ Tim Media KBPP-Polri).

Bali Badung PB. Koperasi Pegawai Bina Sejahtera melaksanakan pemilihan Ketua Baru di Gedung Bupati Badung , Periode Tahun, 2015 sampai dengan Tahun 2017, massa kepengurusannya. dihadiri Ketua Penggurus ,Pengawas dan Meneger dan seluruh Anggota Koperasi , dimulai jam 10 ,00 Wita, Jumat (6/3 ) lalu.

Ketua Pengurus Koprasi Yoga Segara. Menyampaikan pada awak media cetak maupun media elektronik, ini acara berlangsung Rapat Anggota Tahunan Koprasi Pegawai Bina Sejhtera Kantor Bupati, ini acara rutintitas yang tiap tahun sesuai dengan peraturan undang –undang yang berlaku 0dan kebetulan sekarang agak istimewa karena kepengurusan kami baik penggurus maupun pengawas, 3 tahun sebelumnya hari ini berahir dan kami bertugas melaksanakan tidak pormatur tingkat daerah , jadi kami ketua penggurus , penggawas dan meneger dan sekaligus membicarakan keterkaitan kepenggurusan Koperasi Bina Sejahtera Periode 2015 -2017, terkait apa yang telah kami laporkan tadi. diraf bawahsannya secara umum, dalam pelaksaaan Koprasi 2014 tahun lalu kita sudah melaksanakan sesuai dengan rencana kerja yang telah kita bikin ditahun 2013 untuk tahun 2014, jadi boleh secara umum bahwa, baik itu diunit Simpan Pinjam maupun diunit Toko jadi kita punya dua unit simpanpinjam, itu telah berjalan dengan baik dan peningkatan kwalitas dari apa yang kita lalukan, baik itu kwalitas disimpandan pinjam maupun diunit toko. Dan hal ini pun telah dibuktikan ,kantor yang mengaudit kami Bapak Wayan Ramata, bahwa opini yang kami dapat ditahun 2014 telah wajar, tetapi ditahun-tanun sebelumnya, “ wajar tapi pengecualian, “ dari Koperasi Bini Sejaterah kami mendapatkan Opini Wajar dan raf ini akan berlangsung sehari penuh pada hari ini dan mulai besok sudah dilaksanakan oleh penggurus yang baru, itu nantik yang akan dipilih pormatur hendak kepengguruusan dan pengawas.jadi besok mulai dilaksanakan oleh penggurus,ungkapnya .

Selanjtnya untuk jumlah seluruh Anggota Koprasi Bina Sejahtera sampai dengan 31 Desember Tahu 2014 adalah sebanyak , 50.071 Orang. Bidang Usaha dan Perkembangan, sesuai Badan Hukum Koperasi kita, hingga saat ini masih memiliki dua jenis unit usaha yaitu, Usaha Simpan Pinjam dan Unit Usaha Toko. Perkembangan Usaha Koperasit pada Tahun 2014 sebagai berikut, jumlah Asset pada Tahun 2014 sebesar, Rp,49,262,027,891,24, Meningkat , 11,94 persen, dari Tahun 2013 yang hanya Sebesar Rp,44,006,256,253,41,Tutur Penggurus Kopesasi Bina Sejahtera.( TIM KBPP-POLRI).


Bali PB .Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat.Dr Ir.M. Basuki Hadimuljono M.Sc.bersama Staf Kementerinya. kunjungan di Balai Wilayah Sungai Bali Penidah disambut bersama Kepala Bali Wilayah Sungai Bali Penidah bersama jajarannya. Selanjutnya mengadakan pertemuan tertutup diruang pertemuan, untuk membicarakan program proyek tahun ini, mulai jam 14.00 wita, kamis ( 26/3 ) lalu. tetapi dari pihak wartawan tidak di perkenankan masuk, ungkap Menteri Pekerjaan Umum & Perumahaan Rakyat.

Memang kalau air kita tampungan - tampungan masih kurang, maka dari sarana Nasional saja termasuk serba ngepres,” iy, “ untuk melayani air atau menyuplei air, makanya kita membikin waduk- waduk , disini ada 6 ( enam ) calon waduk, yang sudah selesai sudah ada 5 ( lima ) waduk, tapi karena kebutuhan air maka bikin lagi 6 ( enam ) calon waduk, untuk kebutuhan witasawan yang naik, Maka kita akan membikin waduk - waduk lagi, ada sidan, ada telaga waja, titap. lagi dibikin banyak lagi ada 6 ( enam ) yang akan dibanggun tapi bertahapkan,” paham toh, “ karena Indonesian bukan Bali saja toh, dan masala titap sebentar lagi akan ditutup Oktobr lagi mungkin, ditannyak maslah, perubahan Undang-Undang, no 11, Bapak Menteri bilang baik-- baik saja, PPnya masih dibikin, “alhamdulilah dibatalkan,” tetapi kita masih punnya Undang-Undang, 11, itu sudah ada aturan-aturan, hannya untuk melaksanakan Undang-Undang no. 11 kita memakai aturannya, apakah nomernya, atu permennya, itu yang akan mendesak yang kita apresikan, tapi untuk jakang pendeknya tahun 2015. Kita memperbaiki Undang –Undang air itu, bahwa air harus dikuasai oleh Negara . Semuannya sudah ada 21 permen, tapi minggu depaan baru bisa dikeluarkan, masalah abrasi pantai, beliau bilang pantai sangat panjang, maka kita perlu bertahap. Jadi akan kita laporkan pada Bapak Presiden. Maka kita akan programkan, dan ditannyak masalah dana proyek. Bapak Menteri, menjawab, “emboh gak weroh,” lantas Bapak Menteri Basuki Muljono, bilang tiap tahun menambah,” iy berteman saja dengan beliau-beliau PU ,” terus tertawa, haaa, haaa, Tutur Bapak Menteri Basuki Hadimuljono.

SelanjunyaSetelah selesai wawancara sama wartawan, Bapak Menteri masuk ruangan Kepala Balai Wilayah Sungai. Dan meningalkan Balai Wilayah Sungai Bali Penidah, jam 16,00 Wita, bersama rombonganya, dan dikawal oleh polisi, menuju Bandara Ngurah Rai. ( TIM MEDIA KBPP-POLRI ).


Bali PB. Penyambutan Irjen Pol Ronny F Sompie Sebagai Kapolda baru secara tradisi Di Mapolda Bali. Ditengah--tengah kami Bapak dan Ibu disambut dengan tradisi adat dan kebiasaan Bali, fibrasi nilai-nilai yang merupakan filosofi kehidupan sehari-hari masyarakat Bali, selanjutnya Bapak dan Ibu disambut oleh seekor kera putih, disebut hanoman, hanoman merupaka simbul tiga dunia yaitu langit, bumi dan tanah menjadi satu kekutan, menuju Kemaha Kuasaan Tuhan , itulah tugas yang di emban Polri sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat, hanoman dalam cerita Ramayana merupakan Putra Dewa Siwa dan Dewi Anjani yang berwujud kera. Badannya berubah putih dan dihadiri seluruh jajarannya, mulai jam 08,00 wita kamis (19/3)lalu.setelah penyambutan langsung di ajak ke ruang mapolda,tetapi dari wartawan cetak maupun elektronik tidak di perkenankan masuk.

Setelah selesai upacara kenal pamit, Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie, memberikan keterangan pada awak media, bahwa kita tak bisa mengabaikan ancaman itu, namun dengan kerjasama kuat antara seluruh elemen ,termasuk masyarakat maupuun tni. Dan media, saya yakin kita bisa mencegah gangguan ISIS,”tutur kapolda Bali.meskipun potensi acaman selalu ada saya menilai potensi bali adalah sebagai simbul yang di apit dari dua Provinsi, Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB) dan Provinsi Jawa Timur, memiliki keuntungan sendiri untuk pencegahan , hal tersebut bisa menjadi penyekat dan penyegah, ISIS menyusup ke Bali.ungkap Irjen Pol Ronny F Sompie.

Irjen Pol Benny Mokalu, menambahkan kasus,transnasional seperti Narkoba dan Terorisme, bisa saja terjadi , tapi juga bisa dicegah, harus kita cegah bersama, polri tidak bisa bekerja sendirian , kita tak perlu uang besar untuk penegakan hukum kalu ada benteng kuat dalam bentuk pencegahan,’tutur Benny Mokalu. ( Tim Media KBPP-POLRI ).